Logo ARINEX

ARINEX Core — Business & B2B Architecture

Dokumen master untuk memahami ARINEX sebagai platform B2B multi-tenant: ARINEX Core berada di pusat hubungan ARINEX ↔ tenant, sedangkan pengelolaan bisnis tenant berada di Business / Store Management sampai ke Store Information dan POS.
CorePlatform & B2B control plane
TenantPelanggan / organisasi bisnis
Business PlatformOperasional milik tenant
Store InformationWorkspace operasional
POSEksekusi transaksi
01 • VISI

ARINEX bukan software F&B; ARINEX adalah platform digitalisasi bisnis B2B

ARINEX Core dirancang sebagai platform pusat yang menaungi tenant pelanggan ARINEX. Core harus tetap cukup generik agar dapat digunakan oleh banyak jenis bisnis, sementara logika operasional spesifik industri ditempatkan pada business platform / vertical tenant.

Kalimat pegangan: ARINEX menyediakan platform dan mengelola hubungan layanan B2B; tenant mengelola bisnisnya sendiri.
ARINEX

Control atas layanan

Tenant registry, contract, billing, settlement, payment, entitlement, service status, technical governance.

TENANT

Control atas bisnis

Produk, pelanggan, harga, cabang, pegawai, stok, supplier, operasional, transaksi dan keputusan bisnis.

PLATFORM

Business-agnostic

Core tidak harus mengetahui apakah tenant bergerak di F&B, retail, jasa, hotel, bengkel atau distribusi.

02 • BOUNDARY

Siapa mengelola apa?

AreaARINEX CoreTenant
Tenant accountMendaftarkan, mengaktifkan, menangguhkan sesuai kontrakMemberikan data bisnis dan administrasi yang diperlukan
ContractMenyimpan dan menegakkan aturan layanan B2BMenyetujui / menjalankan kewajiban kontrak
Pricing layanan ARINEXMenetapkan sesuai kontrakMembayar sesuai kontrak
Harga produk tenantTidak mengaturOwner/manajemen tenant
Inventory tenantTidak menjadi manajemen bisnisOwner/staff tenant
Supplier tenantTidak menentukanTenant
POSMenyediakan platform/API sesuai arsitektur produkMenggunakan untuk transaksi
Billing / settlement ARINEXMemprosesMenjadi pihak yang berkewajiban
Cut-off layananDapat menjalankan sesuai kontrakMenyelesaikan kewajiban / mengajukan pemulihan
Technical maintenanceARINEXMengikuti versi / service policy
Catatan tata kelola: hak technical support tidak sama dengan hak manajerial. Tindakan luar biasa seperti recovery, impersonation, atau akses support harus dibatasi dan diaudit.
03 • ARSITEKTUR

Lapisan besar ARINEX

ARINEX CORETenant registryIdentityContractBillingSettlementEntitlementCut-off
→
TENANT / COMPANYOwnerOrganizationBranchesBusiness ownership
→
BUSINESS PLATFORMStore ManagementMasterPurchasingInventoryOperations
→
STORE INFORMATIONStaff workspaceOperational dashboardReportsDaily controls
→
POSCashierSalesPaymentReceipt

Control Plane vs Business Plane

CONTROL PLANE

ARINEX Core

Memahami siapa tenant, layanan apa yang dibeli, berapa kewajiban, apakah layanan aktif dan event B2B apa yang harus dihitung.

BUSINESS PLANE

Tenant Business Platform

Memahami bagaimana tenant menjalankan bisnis: barang, jasa, pelanggan, transaksi, stok, cabang, staf, dan workflow internal.

04 • CORE

Modul ARINEX Core secara rinci

Tenant Registry

Tenant ID, company profile, status, onboarding, lifecycle.

Identity

User identity, service authentication, session/token, tenant context.

Access Policy

Role/permission dan service-level authorization.

Contract

Ketentuan harga, periode, billing model, renewal, terms.

Subscription / Plan

Paket layanan, modul yang termasuk, tier, limit penggunaan.

Entitlement

Hak menggunakan fitur berdasarkan contract, plan dan status pembayaran.

Billing Event

Event yang dapat menghasilkan kewajiban B2B.

Metering

Penghitungan usage seperti jumlah receipt, seat, store atau volume sesuai kontrak.

Settlement

Rekap kewajiban untuk satu tenant dan periode.

Invoice

Dokumen/tagihan layanan ARINEX.

Payment

Status payment, reconciliation, overdue dan recovery.

Service Lifecycle

Active, overdue, grace, suspended, terminated, restored.

Audit

Riwayat event teknis, B2B, security dan perubahan penting.

Maintenance

Version, migration, feature rollout dan platform operations.

Observability

Health, metrics, logs, alert dan incident handling.

05 • TENANT

Tenant, Company, Branch dan Store

Tenant adalah pelanggan B2B; Company adalah representasi organisasi; branch/store adalah struktur operasional milik tenant.

TenantCustomer ARINEX
→
CompanyBusiness identity
→
BranchOperational location
→
Warehouse / SitePhysical/operational resource
→
AppsStore Info / POS / other vertical apps
Dalam desain multi-tenant, autentikasi dan authorization saja tidak cukup; tenant isolation harus ditegakkan secara eksplisit pada akses resource agar tenant tidak dapat mengakses data tenant lain. citeturn855214search0turn855214search3
06 • CONTRACT

Kontrak B2B adalah dasar finansial dan entitlement

EntityContohFungsi
PlanProfessionalKumpulan layanan
ContractCTR-0001Hubungan komersial tenant dengan ARINEX
Pricing RuleRp100 / receiptAturan tarif
Billing CycleDaily / MonthlyPeriode perhitungan
Grace Rule7 hariMasa toleransi overdue
Cut-off RuleHari ke-8Mulai suspend sesuai kontrak
Prinsip: Core tidak perlu tahu proses bisnis F&B secara detail untuk menegakkan kontrak. Core cukup mengetahui event usage yang telah didefinisikan sebagai billable oleh kontrak.
07 • ENTITLEMENT

Entitlement: “tenant ini berhak memakai apa?”

POS

Allowed / blocked

Store Info

Allowed / blocked

Reports

Allowed / blocked

API

Allowed / blocked

Entitlement sebaiknya menjadi keputusan terpusat sehingga aplikasi tidak masing-masing membuat versi aturan “tenant aktif” sendiri. Dalam SaaS multi-tenant, authorization perlu diterapkan secara konsisten di API dan service boundary, selain mekanisme isolasi tenant. citeturn855214search3

08 • BUSINESS PLATFORM

Store Management milik tenant

Inilah wilayah owner/manajemen tenant. ARINEX menyediakan platform; keputusan bisnis berada di tenant.

Organization

Cabang, staff, role internal, struktur kerja.

Master

Produk, jasa, kategori, unit, barcode, customer.

Commercial

Harga, promo, voucher, paket, terms pelanggan.

Inventory

Stock, lot, warehouse, adjustment, transfer.

Procurement

Supplier, purchasing, PO, receiving.

Operations

Repack, production, workflow internal, service execution.

Finance Ops

Setoran, cash management, internal cost/margin.

Reports

Penjualan, margin, stock, productivity, operational KPI.

Approval

Approval internal sesuai struktur organisasi tenant.

09 • STORE INFORMATION

Workspace staff / supervisor

1
LoginIdentity
2
ContextCompany/store
3
PermissionRBAC
4
OperationKerja staff
5
Business APIValidasi backend
6
ResultData diperbarui
10 • POS

POS sebagai terminal transaksi, bukan sumber kebenaran seluruh sistem

KASIR

Input

Produk, quantity, discount, payment method, customer bila diperlukan.

BACKEND

Authority

Memvalidasi transaksi, persist state, inventory effect dan billing event yang diperlukan.

Contoh POS transaction

DataContohDipakai oleh
Transaction IDTRX-20260830-0001Tenant + audit + idempotency
Store IDSTORE-KRW-01Tenant operational context
AmountRp75.000Business transaction
PaymentCash / QRISTenant payment workflow
Billing EventQUALIFIED_RECEIPTARINEX B2B bila kontrak potong struk
11 • TRANSACTION

Lifecycle transaksi dari POS ke B2B

KasirInput cart
→
POSSubmit
→
Tenant Business APIValidasi & persist
→
Inventory / Business LedgerEfek bisnis
→
B2B EventMinimum event untuk metering
→
SettlementPeriod aggregate
Idempotency: retry jaringan tidak boleh membuat satu struk dihitung dua kali sebagai billable event. Gunakan event key / transaction key yang unik dan settlement yang idempotent.
12 • OPERASIONAL

Contoh F&B sebagai satu vertical, bukan definisi Core

Inventory

Balance, lot, movement, valuation.

Repack / RPC

Input source → output item.

Stock Opname

Snapshot → count → variance → approval.

Purchasing

Supplier → PO → receiving.

Production

Raw material → finished product.

POS

Sales → payment → receipt.

Modul seperti Inventory, Repack, Stock Opname dan POS adalah domain operasional vertical. Core dapat menyediakan platform identity, tenant context, entitlement, event interface dan technical services yang dipakai domain tersebut tanpa menjadikan Core sebagai “aplikasi F&B”.
13 • BILLING

Mesin Billing B2B

Metering

Mengukur penggunaan sesuai kontrak.

Rating

Menerapkan tarif pada usage.

Invoicing

Membentuk kewajiban tagihan.

Secara arsitektur SaaS, metering, metrics dan billing merupakan bagian dari model operasi multi-tenant; desain tenant-aware perlu menjaga isolasi sekaligus menyediakan pengukuran konsumsi.

14 • POTONG STRUK

Settlement berdasarkan jumlah struk

1
Completed salePOS sukses
2
Billing eventEvent dicatat
3
QualifyCek kontrak
4
MeterHitung struk
5
RateTarif/struk
6
SettlementTagihan

Simulasi

StoreReceiptTarifSubtotal
Karawang450Rp100Rp45.000
Cikampek300Rp100Rp30.000
Subang250Rp100Rp25.000
Total1.000Rp100.000
Yang dibayar tenant kepada ARINEX: Rp100.000 sesuai kontrak. Itu berbeda dari omzet tenant Rp75.000/struk, HPP, profit, atau cash settlement internal tenant.
15 • PERIODIK

Model kontrak berbasis waktu

01 • ContractTenant berlangganan paket Rp2.000.000/bulan.
02 • BillingCore membuat invoice untuk periode tertentu.
03 • PaymentTenant membayar dan payment state berubah menjadi PAID.
04 • OverdueJika jatuh tempo terlewati, invoice menjadi overdue.
05 • EntitlementSetelah grace period, service entitlement dapat berubah.
16 • CUT-OFF

Cut-off adalah kontrol layanan, bukan pengambilalihan bisnis

ACTIVELayanan normal
→
OVERDUEBelum dibayar
→
GRACEMasa toleransi
→
SUSPENDEDFitur dibatasi
→
TERMINATEDLayanan berakhir sesuai kontrak
→
RESTOREDJika dipulihkan
DIBATASI

Service access

Akses layanan ARINEX yang dikontrak dapat ditolak sesuai ketentuan.

TETAP

Data bisnis

Suspension seharusnya tidak berarti Core menghapus bisnis tenant secara otomatis.

17 • SECURITY

Security berlapis

Authentication

Siapa?

Tenant Isolation

Punya data siapa?

Authorization

Boleh melakukan apa?

Entitlement

Tenant masih punya layanan?

AWS menekankan bahwa user yang sudah authenticated dan authorized masih dapat saja mengakses resource tenant lain bila tenant isolation tidak ditegakkan secara terpisah. Karena itu tenant context harus menjadi bagian dari enforcement akses resource. citeturn855214search0turn855214search6
18 • MULTI-INDUSTRY

ARINEX dapat mendigitalisasi lebih dari F&B

Tujuan business-agnostic bukan berarti Core harus memahami semua industri. Sebaliknya: Core menyediakan fondasi yang sama, lalu setiap vertical membawa workflow bisnis masing-masing.

🍜 F&B / Restaurant

Outlet, menu, recipe, raw material, kitchen, inventory, POS.

POS • Kitchen • Inventory • Repack • Recipe • Purchasing

🛍️ Retail

Toko, SKU, barcode, price list, promotion, stock, purchasing.

POS • Inventory • Pricing • Promotion • Supplier

🏨 Hotel / Hospitality

Kamar, booking, occupancy, housekeeping, front desk, payment.

Booking • Room • Front Desk • Housekeeping • Billing

🔧 Bengkel

Vehicle, service order, technician, spare parts, labor charge.

Service Order • Parts • Technician • Customer

🚗 Car Wash

Antrian, paket layanan, membership, payment, outlet.

Queue • Service Package • Membership • POS

🧺 Laundry

Order, item count, treatment, weight, pickup/delivery.

Order • Production Status • Delivery • Payment

💇 Salon / Barbershop

Appointment, stylist, service, package, commission.

Appointment • Service • Staff • Commission

💊 Pharmacy / Health Retail

Catalog, stock, batch/expiry, sales dan supplier, sesuai aturan domain.

Catalog • Lot • Expiry • Purchasing • POS

🏋️ Gym / Fitness

Member, membership, attendance, packages, billing.

Member • Subscription • Attendance • Billing

📚 Kursus / Training

Student, class, schedule, attendance, teacher, fee.

Student • Class • Schedule • Attendance • Billing

🏢 Property / Rental

Unit, tenant, contract, rent, maintenance, collection.

Unit • Lease • Billing • Maintenance

🚚 Distributor / Wholesale

Warehouse, supplier, customer, order, picking, delivery.

WMS • Sales Order • Purchasing • Delivery

🌾 Agriculture / Farm

Plot, crop cycle, input, harvest, inventory, workforce.

Farm • Production • Input • Harvest • Inventory

🐟 Perikanan

Catch/production, cold storage, batch, buyer, distribution.

Batch • Cold Storage • Sales • Distribution

🏭 Manufacturing ringan

Material, production order, BOM, work center, output.

BOM • Production • Material • Quality

🧹 Cleaning Service

Client, service order, schedule, worker, consumables.

Work Order • Schedule • Staff • Billing

🛠️ Field Service

Job, technician, location, parts, labor, customer sign-off.

Work Order • Technician • Parts • Proof

📦 Logistics

Shipment, hub, route, driver, package tracking.

Shipment • Hub • Route • Tracking
19 • VERTICAL STRATEGY

Bagian mana yang tetap di Core, dan mana yang menjadi vertical?

KonsepCoreVertical / Tenant Platform
Tenant✅
Contract✅
Subscription✅
Billing / Settlement ARINEX✅
Entitlement✅
Cut-off service✅
Product F&B✅
Room Hotel✅
Vehicle Workshop✅
Member Gym✅
Inventory logic khusus vertical✅
POS / booking / work order✅
Tujuan: ketika ARINEX menambah industri baru, kita tidak perlu membongkar Core. Kita menambahkan vertical/business application yang menggunakan fondasi Core.
20 • SIMULASI LAPANGAN

Contoh tenant F&B dari onboarding sampai settlement

1
OnboardTenant dibuat
2
ContractPlan + tarif
3
ProvisionStore apps
4
OperateStaff/POS
5
MeterBilling event
6
SettleTagihan B2B

Hari 1 — Setup

Owner mendaftarkan bisnis. ARINEX membuat tenant context. Tenant kemudian membuat branch, warehouse, user, produk, harga, supplier dan kebutuhan operasionalnya di business platform.

Hari 2 — Operasi

Staff menerima barang, melakukan inventory/repack sesuai kebutuhan. Kasir menjalankan POS. Semua keputusan bisnis tetap berada pada tenant.

Hari 2 — Billing event

Untuk kontrak potong struk, setiap transaksi yang memenuhi syarat menghasilkan event billing minimum yang bisa dimeter oleh Core.

Akhir hari — Settlement

Core mengumpulkan event per tenant, mengecek aturan kontrak, menghitung jumlah struk × tarif, dan menghasilkan settlement.

Jatuh tempo — Payment

Jika dibayar, entitlement tetap ACTIVE. Jika overdue, Core menjalankan aturan grace/cut-off sesuai kontrak.

Contoh batas kewenangan: Core boleh menonaktifkan layanan ARINEX karena kewajiban kontrak, tetapi tidak boleh menentukan apakah tenant harus menaikkan harga kopi, mengganti supplier, atau mengurangi stok.
21 • DATA FLOW

Data yang sebaiknya dikirim dari Business Platform ke B2B Core

FieldContohKenapa diperlukan
Tenant IDcompany_123Tenant isolation dan ownership event
Store IDstore_001Identitas lokasi sumber
Transaction IDTRX-001Idempotency dan audit
Event typeQUALIFIED_RECEIPTMemilih aturan metering
Occurred attimestampPeriode settlement
Reversal/void stateVOID / ACTIVEAturan billable event
Data minimization: Core tidak perlu menyalin seluruh keranjang belanja, resep, supplier detail, HPP, atau workflow internal apabila data tersebut tidak diperlukan untuk kontrak B2B. Ini membantu menjaga boundary dan memudahkan Core tetap business-agnostic.
22 • ROADMAP

Roadmap modul ARINEX

CORE

Tenant Management

Onboarding & lifecycle

CORE

Contract

Commercial rules

CORE

Billing

Metering & invoicing

CORE

Settlement

Usage calculation

CORE

Payment

State & reconciliation

CORE

Entitlement

Service access

CORE

Cut-off

Suspend/restore

CORE

Audit

Technical/B2B trail

VERTICAL

F&B

Store/POS/Kitchen

VERTICAL

Retail

POS/Inventory

VERTICAL

Hotel

Booking/Rooms

VERTICAL

Services

Appointments/Work Orders

23 • FINAL PRINCIPLES

Prinsip arsitektur yang sebaiknya dikunci

01 • Core is B2BCore mengelola hubungan ARINEX dengan tenant, bukan manajemen bisnis tenant.
02 • Tenant owns businessTenant menentukan operasional, pricing, inventory, supplier, staff dan keputusan bisnis.
03 • Core is business-agnosticCore menggunakan konsep generik seperti tenant, contract, usage, billing, settlement, payment dan entitlement.
04 • Vertical owns workflowF&B, Retail, Hotel, Bengkel, Laundry, Logistics dan industri lain mengimplementasikan workflow masing-masing.
05 • Service cut-off, not business takeoverARINEX dapat membatasi layanan yang dijualnya sesuai kontrak tanpa menjadi manajemen bisnis tenant.
06 • Tenant isolation everywhereData, API, identity, authorization dan service state harus mempertahankan batas tenant.
07 • Event-driven B2B meteringCore menerima event minimum yang dibutuhkan kontrak agar billing dapat dihitung tanpa menyerap seluruh domain operasional.
Target akhir:
Satu ARINEX Core → banyak tenant → setiap tenant dapat memiliki banyak cabang → setiap vertical dapat memiliki aplikasi operasional sendiri → semua tetap terhubung melalui identity, tenant context, entitlement, event dan layanan B2B Core.